Duta Peduli Autis di SMP YP. Bank Dagang Negara dalam Penerapan Mata Kuliah Character Building bersama Teach For Indonesia
Kelas : LA64
Dosen : Linus Kali Palindangan, S. S., M. Si
Waktu : Jumat, 6 November 2015
Pukul : 07.00 - 08.45
Lokasi : Jalan Daan Mogot Kompleks Bank Mandiri, Grogol Petamburan
Jumlah siswa : 17 siswa
Hadir
Ketua : Aghata Nadira (1801389010)
Anggota:
1. Vina Vionita (1801390813)
2. Melisa (1801420280)
3. Wandry (1801384483)
4. Mela Apriyani (1801444671)
5. Kristiani (1801421811)
6. Syadza Nabilah (1801440502)
7. Esther Nathania (1801407285)
8. Radinda (1801424335)
9. Andhika Putra (1801412221)
Persiapan untuk melakukan kegiatan sampai kegiatan ini terlaksana
1. Persiapan Materi dan Sticker
Dalam hal mempersiapkan materi, kami dari h-2 sebelum berangkat ke sekolah tujuan sudah memulai untuk membuatnya. Dari mulai apa itu autism, 7 ciri dari autism, video ciri dari autism, tanda dan gejala, tokoh terkenal yang mengidap autism (ex: Isaac Newton dan Albert Einstein), dan sisanya pembahasan autism is not a joke.
Dalam hal mempersiapkan sticker, kami dari h-3 sebelum berangkat ke sekolah tujuan sudah memulai untuk men-design. Setelah men-design 1 jam, akhirnya kami sepakat langsung untuk pergi ke tempat pembuatan sticker dan menunggu sampai jadi. Pas sudah jadi, kami langsung mengguntingnya satu per satu dengan rapi.
2. Persiapan Janji dengan Pihak Sekolah
Dalam hal ini, kami membuat janji dengan pihak sekolah (guru BK) h-1 agar pas sesuai dengan jadwal kelas yang telah kami terima sebelumnya.
3. Persiapan Waktu Janjian di Tempat Lain Sebelum Berangkat ke Sekolah Tujuan
Dalam hal ini, kami janjian di daerah bank mandiri bdn. Yang datang on time adalah saya (Aghata), Vina, Andhika, Mela, Melisa, dan Wandry. Yang lainnya pada datang telat dikarenakan kesasar tidak mengetahui tempatnya.
4. Persiapan Perlengakapan yang Wajib Digunakan oleh Mahasiswa
Dalam hal ini, semuanya memakan perlengkapan yang diwajibkan kecuali Syadza Nabilah (tidak memakai almamater Binus).
5. Persiapan Pemberian Materi di Kelas
Sebelum memberikan materi, kami bertemu dengan guru BK terlebih dahhulu untuk meminta izin memakai waktu mengajarnya untuk kami pakai memberikan materi "Autism Is Not A Joke". Setelah diberikan izin, kami mohon untuk meminjam laptop sekolah dikarenakan kami lupa untuk mempersiapkan laptop terlebih dahulu. Pas sudah selesai laptop dan proyektornya dipersiapkan oleh pihak sekolah, kami langsung untuk memberikan materi kami.
Metode Pengajaran yang Terapkan
Metodenya adalah classroom seperti biasa. Hal positifnya adalah kami lebih bisa intens memberikan materinya, dalam arti kami bisa memantau keadaan kelas agar lebih kondusif saat materi diberikan. Hal yang masih kurang baik adalah
Pengukuran Kinerja dari Hasil Survey
Survey Eksternal
Form Evaluasi Guru
Survey Internal
Menurut kelompok kami, yang menjadi contoh adalah Vina Vionita dan Andhika Putra, dikarenakan mereka mempresentasikan materinya dengan bahasa yang baik dan mudah dimengerti oleh siswa. Lalu mereka datang juga on time (sesuai dengan waktu yang kami janjian di awal). Dalam kelompok kami, semuanya sikapnya baik, sopan santun terhadap guru yang ada di sana.
Hasil Kegiatan
Disini kami membuat post test. Dan hasilnya dapat menyimpulkan bahwa hampir seluruhnya mengerti dari materi yang kami sampaikan. Kami tidak membuat pre test dikarenakan materi pertanyaan pre test dan post test berada di teman saya yang telat itu. Mereka yang datang telat itu sampai sekolah disaat sudah mau selesai dan saatnya post test.
Kami juga membuat pertanyaan iseng siapa yang bisa menjawab akan mendapatkan hadiah. Ada 2 orang (cewek dan cowok) yang bisa menjawab kan kami memberikan hadiah berupa beng-beng.
Kesimpulan dan Perbaikan
Kesimpulan yang kami dapatkan adalah untuk tidak mengejek orang dengan sebutan "autis" dikarenakan sebagai manusia kita harus berbuat baik dan saling menghormati satu sama lainnya. Jangan sampai membuat orang tua yang anaknya menderita autis menjadi tersinggung dan merasa malu untuk merawat anaknya.
Perbaikan yang akan kami lakukan adalah untuk membuat koordinasi waktu yang lebih baik lagi agar tidak telat dan tidak bikin malu lagi.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar